Terkini

KPU Pangkalpinang Rilis Laporan Dana Kampanye Calon Walikota

PANGKALPINANG - kpupangkalpinangkota.go.id -  Kandidat Naziarto-Nursaadah merupakan kandidat paling irit selama masa kampanye Pemilukada Pangkalpinang. Sementara kanidat paling banyak mengeluarkan dana adalah kandidat Irwansyah-Sopian.

Kandidat yang juga peraih suara paling sedikit pada Pemilukada Pangkalpinang ini hanya mengeluarkan Rp 120 juta. Sementara total penerimaan pada saldo rekening mereka senilai Rp 350 juta.

Sementara itu Irwansyah - Sopian (Sekawan) mengeluarkan biaya senilai Rp 1.182.800.000. Saldo akhir di rekening pasangan yang ikut dalam putaran kedua itu senilai Rp 6 juta.

Setelah pasangan Sekawan, pengeluaran terbesar berikutnya adalah kandidat Thomas Japri-Yuliyanto Satin dengan biaya senilai Rp 888 juta, kemudian Udin-Molen dengan biaya Rp 680 juta.

Kandidat petahana Malikul Amjad-Eka yang meraih suara ke enam terbanyak, menggelontorkan uang dana senilai Rp 608 juta. Pasangan Ridwan-Sarpin meghabiskan dana senilai Rp 578 juta sementara Bahar Buasan -Herman menghabiskan Rp 562 juta.

Ketua KPU Pangkalpinang Sukartono mengatakan berdasarkan Keputusan KPU Kota Pangkalpinang pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota berkewajiban menyampaikan Laporan Penerimaan Dana Kampanye.

"Komisi Pemilihan Umum Kota Pangkalpinang telah menyerahkan laporan penerimaan dana kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang kepada 4 Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk melakukan Audit terhadap laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanye (LPPDK) tersebut selama 14 hari. Pada tanggal 15 Juli 2013 sebanyak 4 (empat) KAP telah menyampaikan hasil Audit," kata Sukartono, Kamis (18/7).

Sukartono menyampaikan hasil audit itu dapat diakses publik. KPU berkewajiban melakukan pengumuman.

 

Berikan Komentar


Nama:
Email:
Pesan:

Komentar

Sosialisasi Pemilu 2014
Facebook