Terkini

Rapat membahas Pedoman Riset di aula KPU Kota Pangkalpinang

Menakar Partisipasi Pemilih Kota Pangkalpinang Tahun 2014

PANGKALPINANG.. KPU-KotaPangkalpinang.go.id..salah satu keberhasilan pemilu ditentukan oleh tingkat partisipasi pemilih. Penelitian ini menggunakan pendekatan dua teori besar yakni teori perilaku dan struktur. Kemudian disusun pertanyaan berstruktur dengan kuesioner yang ditanyakan pada 210 responden yang dipilih secara acak dengan menggunakan cluster sampling tiga tahapproposional to sizewith replacementterhadap jumlah mata pilih setiap kelurahan dengan tingkat kepercayaan 95 persen.Penelitian ini mencoba menjawab secara deskriptif beberapa masalah yaitu; faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 lalu.

Hasil penelitian ini menemukan bahwa tidak diterimanya undangan pada saat Pileg dan Pilpres adalah faktor dominan responden tidak memilih yakni sama sebesar 6,67 persen. Dikuti oleh mereka yang sibuk dan harus bekerja pada saat pemilihan berlangsung sebesar 1,90 persen dan 1,43 persen. Sebagian menjawab kesakitan dan kecacatan masih menghalangi mereka untuk memilih sebesar 1,43 persen. Berikutnya adalah proses pemilu yang sebagian tahapan masih dianggap membingungkan sebesar 0,48 dan 0,95 persen, dan alasan kepercayaan terhadap pemilu guna memperbaiki keadaan saat ini masih dipertanyakan sebesar 0,48 persen. Sedangkan alasan bagi mereka yang sudah memiliki calon yakni baik Pileg maupun Pilpres menempati persentase terbesar bagi mereka yang berpartisipasi untuk memilih, persentasenya meningkat dari Pileg ke Pilpres dari 46,67 persen menjadi 60,48 persen, ditambah faktor lingkungan sebesar 6,67 persen pada saat Pileg namun turun 4,29 persen saat Pilpres, sosialisasi dari seluruh unsur dari 6,67persennaikmenjadi 7,62 persen, dan faktor uang 3,33 persen pada saat Pileg berkurang pada saat Pilpres menjadi 1,43 persen.

Berikan Komentar


Nama:
Email:
Pesan:

Komentar

Sosialisasi Pemilu 2014
Facebook