Terkini

Suasana rekonstruksi gelar pasukan pengamanan pilwako

Polres Pangkalpinang Siap Amankan Pilwako 2013 - 2018

PANGKALPINANG-kpu-pangkalpinang.go.id - Kapolres Pangkalpinang, AKBP Bariza Sulfi kembali  menegaskan bahwa pihaknya sangat siap dalam mengamankan pemilihan kepala daerah  (Pemilukada), Walikota dan Wakil Walikota Kota Pangkalpinang tahun 2013. Hal ini  disampaikannya usai acara gelar pasukan dan simulasi penanggulangan konflik massa di depan 

Kantor Walikota Pangkalpinang, Rabu kemarin (5/6). Dengan format pengamanan yang disiapkan dan ditampilkan dalam simulasi tersebut, Kapolres  mengungkapkan bahwa pola tersebut sudah seusia dengan SOP. Dan bahkan bisa ditingkatkan  pola pengamanan dengan melihat situasi yang berkembang. "Intinya bukan soal keyakinan,  dalam arti kata kita sebagai Anggota Polri siap mengamankan Pilwako Pangkalpinang. Pada  dasarnya kita siap apapun situasi yang terjadi," tegas Kapolres.

Sejak tahapan dimulai, Kapolres sendiri mengakui  ada sedikit konflik yang terjadi. Namun, situasi tersebut masih bisa dikendalikan. Dengan  pengalaman ynag sudah berjalan sebelumnya, Bariza ingin meyakinkan masyarakat bahwa Polri  pasti melakukan kesiapan secara optimal. "Kami dari Polri ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polres Pangkalpinang siap untuk  pilwako ini. Kesiapan yang ada pada kita sekarang dengan simulasi yang kita lakukan  sekarang ini, agar masyarakat merasa aman dan merasa terlindungi. Riak-riak sedikit pada  tahapan sebelumnya memang ada, tapi bisa diantisipasi semaksimal mungkin," kata Kapolres.

Ketua Panwaslu Pangkalpinang, Suhaili sendiri mengaku puas dengan kesiapan pihak  kepolisian. Apalagi pada beberapa moment simulasi yang dilakukan oleh Aparat Polres  Pangkalpinang, mendapatkan tepuk tangan yang meriah yang menandakan bahwa salut dengan giat  antisipasi yang disiapkan Polres Pangkalpinang. Dan Suhaili pun ikut meminta kepada para  seluruh pengelenggara Pilwako bisa melaksankan acara demokrasi tersebut dengan jujur dan  adil.

 "Antisipasi (pengamanan konflik massa, red) menurut hemar Panwas sudah bagus, sudah sesuai  dengan protapnya. Dari unsur pihak keamanan sudah siap mem-backup. Mudah-mudahan dalam ke  depan, adanya kejadian seperti ini (konflik massa, red) sudah siap untuk diantisipasi,", terang Suhaili.

Tak jauh berbeda dengan Gladi Kotor sebelumnya, dalam pelaksanaan simulasi yang digelar di  perkantoran Walikota Pangkalpinang kemarin, skenario diawali dengan adanya beberapa warga yang tak setuju dengan hasil penghitungan di sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Warga  tersebut bersitegang dengan petugas pencoblosan Komisi Pemilihan Umum (KPU), namun mampu  diredam aparat polisi yang berjaga. Warga pun balik kanan dan mengancam akan membawa massa  yang lebih banyak lagi.

Kemudian, alur cerita dilanjutkan dengan Petugas pencoblosan KPU yang kembali bekerja untuk  mengirimkan hasil suara ke kantor KPU Kota Pangkalpinang. Ternyata ditengah perjalanan,  kendaraan petugas KPU dihadang beberapa warga yang menuntut agar kotak suara tak  dikirimkan. Hanya saja, lagi-lagi mampu diatasi oleh tim patroli kepolisian. Petugas KPU  pun diminta untuk melanjutkan perjalanannya. Tak terima dengan itu massa memberontak dan  berniat menyerang kantor KPU

Lalu, di kantor KPU, aparat kepolisian sudah menyiapkan beberapa pleton Dalmas dan Polisi  Huru-Hara (PHH) Brimob Polda Bangka Belitung (Babel) untuk mengamankan kantor KPU dari aksi  anarkis massa yang semakin banyak. Aksi tersebut ditandai massa yang melempari barisan  polisi dengan sejumlah benda keras tapi mampu ditangkal oleh aparat kepolisian.

Sebuah mobil water canon pun diturunkan untuk menghentikan aksi massa yang semakin menjadi.  Tak lama kemudian, aparat pun berhasil mengamankan para provotkator unjuk rasa, sehingga  perlahan aksi massa pun meredam. Pihak kepolisian pun segera memasang brikade di kantor KPU  Pangkalpinang. Tim medis juga turut andil langsung bergerak untuk memberikan penanganan  terhadap massa yang terluka.

 sumber : http://www.babel.polri.go.id

 

Berikan Komentar


Nama:
Email:
Pesan:

Komentar

Sosialisasi Pemilu 2014
Facebook